Cinta dalam pandangan ekstensialis (Sartre)
Menarik ni saya
baru saja kembali membaca Sartre
Sartre
menegaskan bahwa cinta adalah keyakinan yang buruk
Loh
koq bisa begitu
Ini
dia beberapa argument nya
1 .cinta
adalah “penindasan secara halus”
Ini dibuktikan Sartre dari hal bagaimana seorang
pria yang begitu kerasnya berusaha mengabulkan permintaan wanita yang di
cintainya,
Walaupun
kadang2 permintaan wanita yang dicintainya irasional AKA gak masuk akal.
Contohnya
seorang pria yang yg mengajak makan wanita gebetan ke restoran/café yang mahal
Atau
mengajak ke tempat2 mewah lainnya, padahal untul makan sehari-hari dia sendiri
saja Cuma mampu untuk makan di warteg atau rmh makan padang murah :D
Tapi
dengan rela dan ihlas orang itu menyisihkan uang hari demi hari agar cukup
untuk makan di tempat tersebut, untuk memberikan hal yang mengesankan.
Ini
merupakan penindasan secara halus dan tak kasat mata.
Hal2
ini ada tapi gak tampak, begitu juga halnya “pulsa”,”nonton bioskop” dll lah ya
Mungkin
ini kenapa ada ungkapan “cinta gak pakai logika” seperti lagu agnes :p
Mungkin
Ini juga bisa ngejelasin kenapa pejabat banyak Korupsi, mungkin itu dilakukan
karna untuk memenuhi kebutuhan komsumtif pasangannya
(the woman in love demands that the beloved
in his acts should sacrifice traditional morality for her and is anxious to know
to know whether the beloved would betray his friend for her, would steal for
her, would kill for her, etc) ; J.P. Sartre
2.
cinta esensinya adalah menguasai dunia orang lain
Sartre
menyebut ; cinta membuat individu terasing dengan dirinya
Nah
yang ini karena ditemuinya tuntutan2 dalam cinta
Contoh
seorang wanita meminta/menuntut pacaranya untuk merubah penampilannya, menyuruh
untuk diet atu menggemukan badan, merubah sikap, menyurh berhenti merokok dll
Dalam
pandangan ekstensialis ini membuat kita
tidak terbebaskan
Dan
membuat terasing dari diri sendiri
Misalnya
kamu tidak suka memakai pakaian yang terlalu formal dan lebih suka memakai
pakaian2 casual
Tetapi
karna pasangan anda memaksa, anda pun memakainya
Atau
misalnya seorang pria yang yang suka nerpetualang bersama temamn2nya ke gunung,
laut dll
Tapi
karna kecemburuan pasangan anda pun diminta tidak melakukan kegiatan tersebut.
Karna
itu lah Sartre menyebut “esensi cinta adalah terjebak pada dunia orang lain”.
(...
love the lovers wants to be ‘the whole world” for the beloved) ; J.P.
Sartre
3. pernikahan
sebagai pelanggeng borjuisme
Menurut
sarte pernikahan hanya sekedar untuk melanggengkan lembaga borjuisme
Penjelasannya
kalo kita menikah dan melahirkan anak
Maka
hanya ada dua kemungkinan untuk anak tersebut kelak
Apakah
berhasil dan menjadi majikan (borjuis) atau gagal dan menjadi buruh (proletar)
Ya itu
hierarkis yang kaku antara borjuis dan proletar